Minggu, 05 Februari 2012 0 komentar

Contoh Alat yang Menggunakan Sistem Digital + Kegunaannya


1. CUTTER ID = kegunaannya adalah untuk membuat (termasuk memotong) ID card.



2. PRESS TEXTILE = kegunaannya adalah untuk melakukan sablon digital ke kaos, t-shirt, keramik, dll.



3. DTV (Televisi Digital) =  adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke televisi.



4. PLOTTER = peralatan output yang digunakan untuk menggambar grafik dan lain-lain.



5. TENSI DIGITAL = alat yang mengukur tekanan darah.



6. TERMOMETER DIGITAL = alat untuk mengukur suhu.



7. KAMERA DIGITAL = untuk mengambil gambar (memfoto)
Minggu, 29 Januari 2012 1 komentar

Bagaimana Listrik Sampai ke Rumah??

Agar listrik dapat sampai ke rumah... maka pastinya melalui beberapa *menurut saya banyak* tahap. so, di bawah ini adalah uraian bagaimana listrik sampai ke rumah, termasuk rumah Anda... well, check this out!! :)



Pemakai listrik dalam hal ini adalah konsumen atau pelanggan tersebar di beberapa tempat, sehingga butuh penanganan khusus agar listrik yang di bangkitkan dari Pusat Listrik (Pembangkit listrik) dapat sampai ke pelanggan dengan kualitas baik.
 Konsumen dalam hal ini terbagi atas beberapa yaitu : konsumen Sosial, Rumah Tangga, bisnis, industri dan penerangan jalan umum (PJU). Sedangkan pusat listrik terdiri dari PLTA (Pusat Listrik Tenaga Air), PLTM (Pusat Listrik Tenaga Minihidro), PLTD (Pusat Listrik Tenaga Diesel), PLTG (Pusat Listrik Tenaga Gas), PLTGU (Pusat Listrik Tenaga Gas Uap), PLTU (Pusat Listrik Tenaga Uap), PLTP (Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi), PLTN (Pusat Listrik Tenaga Nuklir) , PLTB (Pusat Listrik Tenaga Bayu), PLTS (Pusat Listrik Tenaga Surya) dan Pusat Listrik Tenaga Gelombang Laut.
Tenaga listrik awalnya dibangkitkan dari pusat-pusat listrik yang pada umumnya terletak jauh dari pusat bebannya, yang kemudian tenaga listrik yang dihasilkan dari pusat lisrik, tegangannya dinaikkan oleh Trafo Step Up yang ada di setiap pusat listrik dan/atau gardu induk untuk menaikkan tegangan menjadi tegangan tinggi 70 kV dan 150 kV atau tegangan ekstra tinggi 500 kV karena tegangan generator yang dihasilkan setiap pusat listrik relatif rendah (6 kV – 24 kV). Setelah tegangan dinaikkan maka kemudian disalurkan melalui transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan/atau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) menuju Gardu Induk (GI) untuk diturunkan tegangannya kembali menjadi tegangan menengah atau tegangan distribusi primer yang bertegangan 6kV, 12kV atau 20 kV. Namun di Indonesia umumnya di turunkan ke tegangan 20 kV. sampai disini mungkin ada yang bertanya. kenapa tegangan listrik yang dihasilkan harus dinaikkan dan diturunkan kembali sebelum sampai ke konsumen??? hal ini disebabkan karena tujuan penaikan tegangan adalah selain memperbesar daya hantar dari saluran (berbanding lurus dengan kwadrat tegangan), juga untuk memperkecil rugi daya dan susut tegangan pada saluran transmisi.
Setelah tegangan dari tenaga listrik yang dihasilkan diturunkan menjadi tegangan menengah 20 kV maka kemudian disalurkan ke saluran distribusi atau dalam istilah Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), yang kemudian dari SUTM menuju Trafo distribusi untuk diturunkan kembali tegangannya menjadi 380/220 V untuk dibagikan ke setiap konsumen rumah tangga melalui Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) hingga kita semua bisa menyalakan TV, Radio, AC dan lainnya melalui Sambungan Rumah tentunya melewati kWH Meter…. :) namun ada pula konsumen yang tidak melalui saluran tegangan rendah, tapi langsung dari tegangan menengah atau SUTM 20 kV, konsumen yang demikian ini adalah konsumen pabrik….
Demikian perjalanan listrik yang cukup panjang dan cukup melelahkan dengan mengeluarkan biaya produksi yang sangat mahal (tapi dijual dengan murah) hingga sampai kita nikmati di rumah kita sendiri walaupun tanpa kita sadari kita nikmati listrik dengan sikap boros (sikap yang harusnya tak terjadi) di saat kondisi listrik yang kini mengalami krisisnya…. padahal dengan hemat listrik kita diberikan banyak keuntungan, antaranya : mengurangi area pemadaman di saat krisis listrik, bisa menyimpan cadangan energi listrik untuk anak cucu kita kelak dan memperkecil pengeluaran isi kantong kita.


Dan kemudian... ini ada beberapa pertanyaan tugas sekolah yang lumayan memberatkan, karena mencarinya benar-benar lama...



Transmisi jarak jauh.

a. Di manakah pembangkit yang menghasilkan listrik yang sampai ke rumah kamu? (Yogyakarta)
1.     Di Pantai Parang Racuk, Baron, Gunung Kidul
2.     Di Turi, Sleman
3.     Di Srandakan, Samas, Sadeng, Parangtritis

b. Apa jenis pembangkit listriknya (pilih salah satu PLTA, PLTN, PLTD, PLTU, PLTPB) ??
1.    Di Pantai Parang Racuk, Baron, Gunung Kidul > PLTA, PLTS yaitu photovoltaic, pengembangan energi biomassa dan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut
2.     Di Turi, Sleman > Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)
3.     Di Srandakan, Samas, Sadeng, Parangtritis dan Baron > PLTA

c. Tegangan listrik yang dihasilkan generator pembangkit listrik 6 – 24 kV, dalam perjalanan naik menjadi 500  kV, turun 20 kV, di rumah 220 Volt.

d. Alat yang dapat meninggikan tegangan adalah transformator step-up, sedangkan alat yang dapat menurunkan tegangan adalah transformator step-down.

e. Sebutkan tiga alasan mengapa pada saat listrik disalurkan dari pembangkit pilihannya adalah menggunakan tegangan tinggi!
- agar memperbesar daya hantar dari saluran (berbanding lurus dengan kwadrat tegangan)
-untuk memperkecil rugi daya
-untuk memperkecil susut tegangan pada saluran transmisi.

Terimakasih... semoga bermanfaat. Dan jika ada beberapa kesalahan, mohon dicomment.. dan dibenarkan.
Rabu, 14 Desember 2011 3 komentar

Cara Membuat Puzzle Sederhana dari Kayu



Bahan :
-kertas HVS
-pensil, crayon, spidol, semacamnya
-gunting
-lem
-kayu
-gergaji
-plester besar

Cara :
-Gambar sesuatu yang menarik untuk anak-anak di kertas HVS, lalu warnai dengan crayon atau spidol.
-Gergaji kayu menjadi 9 balok-balok kayu yang tidak terlalu tebal, kira-kira panjang:7 cm, lebar:2 cm, tinggi: 7 cm (sesuaikan dengan panjang dan lebar kertas HVS)
-Gunting kertas HVS bergambar menjadi 9, sesuaikan dengan masing-masing balok kayu.
-Tempelkan potongan gambar ke masing-masing balok kayu yang sesuai, dan agar awet dan terlihat rapi, plester balok yang sudah ditempeli potongan gambar.
-Buat frame/bingkainya, dan susun puzzle.
-Sajikan :-)
Semoga berhasil…
Selasa, 13 Desember 2011 0 komentar

Cara Gampang Mengendalikan Emosi

 

Aarghh…! Lagi badmood kayak gini, malah ada aja yang bikin marah. Marah sih wajar, normal, dan manusiawi. Tapi kalo gak bisa dikontrol, wah… cuma buang-buang energi aja. Gimana supaya kita bisa lebih ngendaliin emosi dan marah dengan ‘sehat’ ?? coba aja tips di bawah ini…

# Nulis
Tuangin rasa marah, kecewa, sakit hati, dan segala macam keluhan kamu lewat nulis di kertas. Anggap aja kita curhat, tapi sama kertas. Kalo gak sanggup nulis karna saking gemetarnya, coret-coret juga boleh. Abis itu bakar kertas tadi!
Luapin amarah kamu seiring masih menyalanya asap, ilangin rasa marah seperti kertas tadi yang perlahan-lahan abis kemakan api. Toh, kamu Cuma rugi kertas ama tinta bolpen, daripda banting gelas, piring, hape, atau barang berharg linny, kan?? Setelah itu, rasa marah kau paling nggak bisa berkurang.
# Dengerin musik
Setel lagu-lagu yang bikin rileks atau yang punya sweet memory buat kamu. Trus biarkan ingatan kamu melayang mikirin moment-moment indah yang pernah terjadi sama kamu. Dijamin, hal yang bikin kamu marah tiba-tiba jadi hal kecil atau bahkan malah jadi lucu!
# Bergerak!
Bikin tubuh dan pikiran kamu sibuk dengan hal-hal positif, misalnya olahraga, jalan-jalan, de el el. Daripada kamu ninju tembok, nendang pintu, dan aktifitas brutal lainnya yang jelas-jelas nggak ada gunanya dan malah bikin badan kamu jadi sakit semua.
# Nonton film komedi
Sekecil apapun, semua orang pasti punya selera humor. Kau mesti nemuin film tepat yang bisa bikin kamu benar-benar terhibur. Fokusin pikiran kamu saat nonton, dan jangan jaim atau malu-malu buat ketawa ngakak. Ingat pepatah old school yang bijak, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang!
# Bicarakan baik-baik
Secara psikologis, orang bakal lebih menghargai orang yang dewasa dan berwibawa daripada orang childish dan galak. Makanya, kita mesti ngerti arti ‘dewasa’ itu seperti apa? Dalam hal nanganin amarah, sikap dewasa itu berwujud pengendalian emosi, penyusunan kata dalam nyampein rasa marah, mampu bikin orang lain merasa bersalah dan malu karena udah ngecewain dia. Caranya gampang, cukup sampein dengan nada suara rendah, apa yang bikin kita kecewa sama dia, terus kita udah maafin dia sebelom dia minta maaf, dan minta dia gak ngulangin itu lagi.
# Ubah rasa marah jadi rasa kasihan
Kedengarannya emang aneh. Tapi cara ini sebenarnya paling cepet dan ampuh. Kita coba bertolak dari pandangan ‘semua orang pasti punya kekurangan’. Jadi, kalo kita marah karena dijahatin seseorang, coba deh kita mikir betapa kasihannya dia punya kekurangan seperti itu, yang ngebuat dia dijauhin banyak orang, dan juga udah berdosa tanpa disadarinya.

Efeknya Marah-Marah…!
# Dari segi kesehatan : marah dan rasa emosi yang berlebihan bisa ngerusak system kerja otak besar, jantung, lambung, paru-paru, kulit, hati, dan system sekresi dalam. Karena saat marah, darah kita menggumpal dan terhambat, sehingga kita mengalami kekurangan oksigen di otak, jantung, dan imbasnya ke organ-organ lain.
# Dari segi social : keseringan marah bisa bikin kita dijauhin orang lain karena takut sama kita (hahaha, berlebihan kayaknya). Imej kita jadi orang yang complicated dan gak asik.
# Dari segi psikologis : secara psikologis, marah bukanlah hal yang salah. Tapi cara marah yang jadi titik pentingnya. Marah secara kekanak-kanakan buat kita tambah merasa gak berdaya karena kita kehilangan kendali. Kita gak bakal bisa ngendaliin situasi maupun orang lain, kalo ngendaliin diri sendiri aja kita udah gagal. Perasaan gak berdaya ini kemudian bikin kita makin gak percaya diri dan jadi sensi. Nah lho… apa kamu masih suka marah-marah…?

Good luck :-)
 
;